Cara Memilih Sayur Segar di Pasar

Memilih sayuran segar bisa menjadi tantangan, tetapi lebih mudah dari yang Anda kira. Anda hanya perlu tahu apa yang harus dicari dan bagaimana membuat keputusan terbaik.

Warna dan tekstur buah dan sayuran segar merupakan faktor penting untuk menentukan kesegarannya. Warna-warna cerah, konsisten, dan tekstur yang tegas dan renyah adalah indikator bahwa produksi sudah matang.

Periksa memar, penyok atau kulit yang rusak. Bintik-bintik ini mudah dipindahkan selama pengangkutan dan dapat dengan cepat rusak.

Sayuran harus seragam cerah dan berwarna merata, dengan sedikit atau tidak ada kecoklatan. Mereka juga harus memiliki ujung batang yang rapat dan padat.

Inspeksi Penglihatan: Dengan menggunakan mata Anda, periksa bintik-bintik gelap atau berjamur pada permukaan produk dan untuk daun yang layu dan kulit yang keriput. Sayuran yang memiliki banyak bintik hitam atau jamur tidak dalam kondisi puncaknya dan kemungkinan besar sudah tua.

Penilaian Sentuhan: Pegang sayuran dengan kuat untuk menguji teksturnya. Ketimun, paprika, dan zucchini akan terasa padat saat disentuh, sedangkan tomat, jamur, selada kepala, dan ubi jalar akan terasa kenyal saat segar.

Bau Kematangan: Jika buah atau sayuran berbau harum, berarti sudah matang. Bau yang kuat dapat menunjukkan bahwa itu terlalu matang, tetapi tidak terlalu matang sehingga Anda tidak dapat langsung memakannya.

Membeli buah dan sayuran segar adalah proses yang melibatkan pengetahuan musiman, meminta saran dari petani dan pemilik toko, dan menggunakan akal sehat Anda. Kiat-kiat ini akan membantu Anda memaksimalkan perjalanan belanja dan menghindari produk berbahaya.